Habornas Toba Hadapi Krisis Jaringan, Dugaan WiFi Ilegal Perlu Ditertibkan
- Marina Pasaribu
- 29 Jul, 2026
Selama hampir tiga bulan terakhir, jaringan telekomunikasi Telkomsel dilaporkan mengalami gangguan di kawasan Habornas (Habinsaran, Borbor, dan Nassau), Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena dinilai telah mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari komunikasi, kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik yang kini banyak bergantung pada akses internet dan jaringan seluler.
Sejumlah warga mengaku tetap membayar pulsa dan paket data, namun layanan yang diterima tidak berjalan sebagaimana mestinya. Mereka menyebut gangguan jaringan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang signifikan. Salah seorang warga Lumban Rau Selatan menyampaikan kekecewaannya karena akses internet maupun layanan telepon dinilai sulit digunakan selama beberapa bulan terakhir.
Gangguan jaringan juga berdampak pada sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat di kawasan Habornas. Terhambatnya komunikasi antara petani dan penampung hasil panen menyebabkan proses transaksi, koordinasi pengiriman, serta akses informasi harga pasar menjadi terganggu. Selain itu, aktivitas belajar berbasis digital di kalangan pelajar dan pelayanan administrasi di sejumlah instansi pemerintahan turut mengalami kendala akibat keterbatasan akses jaringan.
Masyarakat berharap Telkomsel segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap infrastruktur jaringan, termasuk pemeriksaan kondisi Base Transceiver Station (BTS) di wilayah terdampak. Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Toba, Balai Monitor (Balmon), dan pihak terkait menindaklanjuti dugaan adanya jaringan WiFi tidak berizin yang diduga mengganggu kualitas sinyal seluler, sehingga layanan telekomunikasi di kawasan Habornas dapat kembali normal.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
